Postingan

Menampilkan postingan dengan label narkoba

Polisi geledah kantor PARFI,Temuan Barang Bukti baru kembali ditemukan

Gatot Brajamusti dalam poster Film terbarunya "AZRAX" Setelah melakukan penggeledahan kantor PARFI tadi malam Polisi kembali mendapatkan barang bukti baru terkait penyalah gunakan narkoba dengan tersangka Gatot Brajamusti tidak hanya di jerat kasus penyalah gunakan narkoba Gatot juga akan di kenakan pasal kepemilikan senjata api dan amunisi ilegal serta perlindungan satwa langka Senin kemarin

Jalani Pemeriksaan Ulang, Reza Artamevia Diterbangkan Ke Bali

Penyanyi Reza Artamevia digelandang oleh polisi Mengenakan tutup muka dan kepala 4 orang ini menerobos awak media tanpa memberikan keterangan salah satunya di duga adalah penyanyi Reza Artamevia dan 3 orang lain berinisial D, R dan Y keempatnya di bawa menggunakan bus Mapolres kota Mataram menuju ke bandara Internasional Lombok untuk selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Bayangkara Lapor Denpasar

Maraknya Artis Yang terjebak Narkoba, BNN Adakan Penyuluhan Dikalangan Artis

Gatot Brajamusti Dalam Salah Satu Video Klip Single Religi Tertangkapnya penyanyi Reza Artamevia bersama Gatot Brajamusti menambah panjang daftar artis yang terjerat narkoba sepanjang tahun 2016 sedikitnya 6 artis di tangkap sedang mengonsumsi narkoba di antaranya penyanyi dangdut Imam S Arifin yang di tangkap polisi di apartemennya di kawasan gunung sahari Jakarta pusat Minggu malam polisi

Polda Sumsel Ringkus Komplotan Pengedar Narkoba, Salah Satu Tersangka adalah Oknum Polisi

Direktorat reserse narkoba polda Sumsel meringkus 4 pengedar narkoba di wilayah Palembang 1 dari ke 4 pelaku yang di tangkap adalah M-A anggota polisi aktif berpangkat Aipda dan menjabat sebagai kepala tim satuan reserse narkoba polresta Palembang saat di tangkap M-A sempat berusaha kabur timah panah petugas pun menerjang kaki kirinya M-A terancam di pecat dari kepolisian selain itu terancam

Tim Pencari Fakta Periksa Dua Lapas di Nusakambangan

Selasa malam tim gabungan pencari fakta memeriksa 2 lapas di pulau nusakambangan kedua lapas tersebut adalah lapas batu dan lapas pasir putih tim pencari fakta memeriksa data dan ke administrasian pada saat Freddy budiman berada di lapas tersebut tim juga meminta keterangan dari pihak lapas yang di nilai terkait dengan testimoni Freddy sejumlah fakta baru di temukan tim namun masih memerlukan

BNN Akui Laporan PPATK Terkait Adanya Laporan Dana Sebesar 3.6 Triliun

Polemik dugaan uang haram dari bisnis narkoba yang masuk ke oknum aparat masih terus bergulir pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan atau PPATK menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan adanya aliran dana sebesar 3,6 triliun rupiah ke rekening sejumlah pihak Aparat, terkait laporan itu badan narkotika nasional (BNN) mengaku sudah bergerak cepat untuk mengusut laporan dari PPATK "

Presiden Jokowi Dukung Penuh Tim Pencari Fakta Penyataan Freddy Budiman

Mabes Polri akhirnya menunda sementara laporan terhadap Haris Azhar atas dugaan pencemaran nama baik Polri akan fokus mendalami dugaan aparat penegak hukum yang menerima suap dari terpidana mati Freddy budiman telusuri pernyataan Freddy Polri bersama sejumlah pakar membentuk tim pencari fakta gabungan presiden Joko Widodo merespons baik adanya tim ini "Semakin ada banyak pakar yang punya

PPATK Temukan Aliran Dana Ratusan Miliar Dari Freddy Budiman Kesejumlah Oknum Aparat

Pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan PPATK menemukan aliran dana ratusan miliar yang di duga dari sindikat Freddy budiman ke oknum aparat penegak hukum aliran dana ini terjadi pada tahun 2013 hingga 2015 namun PPATK menegaskan oknum aparat tersebut bukan dari badan narkotika nasional (BNN) PPATK pun telah menyerahkan seluruh data temuan aliran dana ini pada penyidik BNN "kepada

Tindak Lanjut penyelundupan Narkoba dalam ban mobil, BNN kembali sita narkoba dengan total 100 KG sabu

Tanah jalan Gatot subroto tanjung pinang Kamis siang mendadak ramai pasalnya sebuah ruko berlantai 2 di gerebek oleh petugas BNN dari dalam ruko ini petugas mengamankan 2 lelaki yang di duga sebagai pemilik shabu-shabu seberat 100 kilogram shabu-shabu ini di simpan di dalam beberapa ban mobil pada saat penggerebekan salah seorang lelaki yang di duga sebagai pemilik mencoba melarikan diri dengan

BNN Gagalkan Penyelundupan 80 Kilogram Sabu dan 24 kilogram Ecstasy Dalam Ban Mobil

Narkoba jenis shabu dan ekstasi yang di temukan anggota BNN ini di sembunyikan pengedarnya ke dalam 4 ban mobil dalam penangkapan kali ini BNN sudah menetapkan 3 tersangka, ketiga tersangka saat di tangkap tengah berupaya menyembunyikan narkoba jenis shabu dan ekstasi dengan menyamarkannya dalam kemasan teh untuk kemudian di sembunyikan dalam 4 buah ban kendaraan roda 4 setelah melakukan

Dikecam PBB, Presiden Joko Widodo tegaskan eksekusi mati perlu dilakukan demi memberi kepastian hukum

Jumat dini hari eksekusi mati gelombang tiga terlaksana di tengah guyuran hujan deras pukul 00.45 menit 4 terpidana kasus narkoba di eksekusi di lapangan tembak tunggal panaluan nusakambangan Cilacap Jawa tengah selepas tengah malam satu persatu kendaraan mulai keluar dari pulau nusakambangan 5 ambulance keluar pertanda eksekusi selesai dari 14 terpidana mati kasus narkoba hanya 4 terpidana

Terkait eksekusi mati, Warga Tolak Jenazah Merry Utami dimakamkan di Bogorejo

Suasana kediaman keluarga Merry Utami di desa bogorejo kecamatan barat kabupaten Magetan Jawa timur sepi sejak terdengar kabar rencana eksekusi mati di rumah tersebut Merry tinggal bersama suaminya juarianto tahun 1990 Merry Utami tinggalkan desanya untuk bekerja di luar negeri Merry di kenal warga setempat sebagai ramah dan sosial bahkan sebelum berangkat ke luar negeri ia bersama suaminya